Bengkulutoday.com - Abdul Hamid Moerni, salah satu pelopor berdirinya Bengkulu menjadi provinsi otonom, menyampaikan pesan untuk kemajuan provinsi yang mendekati usia 51 tahun itu. Provinsi Bengkulu dinilai memiliki potensi dan prospek yang menjanjikan.
Hamid yang berusia 95 tahun itu masih sangat tajam menceritakan semangat juangnya dahulu bersama rekan-rekannya, mendorong Bengkulu menjadi provinsi otonom. Salah satu alasannya adalah untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Kembangkan pariwisata, karena ini bisa menjadi sumber kesejahteraan yang luar biasa. Majukan juga sektor pertanian, lalu industrialisasi juga," pesan Hamid saat menerima kunjungan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di kediamannya di Jakarta, Rabu (18/09/19).
Menurut Hamid, Bengkulu miliki objek wisata yang unik dan lengkap dengan nilai sejarah yang kuat. Hal ini dinilai dapat menjadi daya tarik wisatawan dalam dan luar negeri. Kemudian soal pertanian dan sektor kelautan, hal ini mengingat mayoritas profesi masyarakat Bengkulu adalah bertani dan juga nelayan.
Saat itu, dirinya bercerita ada Tugu Thomas Parr di Bengkulu yang letaknya tak jauh dari benteng Marlborough. Thomas Parr merupakan sejarah kelam bagi masyarakat Bengkulu pada masa penjajahan Inggris. Namun di balik itu, tersirat bahwa Bengkulu miliki potensi menjanjikan dari sektor pertanian dan juga letak geografisnya.
Dalam obrolan Gubernur Rohidin dengan Hamid Moerni, Rohidin juga menceritakan perkembangan Bengkulu dan beberapa target program yang kini terus digarap oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Termasuk soal perkembangan perguruan tinggi yang berdiri di beberapa daerah di Bengkulu, juga perkembangan pelabuhan Pulau Baai yang diharapkan bisa menjadi jalur logistik alternatif dan pintu gerbang ekspor.
"Alhamdulillah beliau (Hamid Moerni) sehat dan masih begitu semangat menceritakan cita-cita kemajuan Provinsi Bengkulu. Tadi beliau pesan 3 hal untuk kemajuan Bengkulu, yakni pariwisata, pertanian dan industrialisasi. Kita sebagai generasi penerus, tentunya sama-sama berjuang untuk mewujudkan Bengkulu yang maju," tutur Rohidin Mersyah. (**)