Cegah Pernikahan Dini, Kemenag Berikan Bimbingan Pra Nikah Siswa Madrasah

Cegah Pernikahan Dini, Kemenag Kaur Berikan Bimbingan Pra Nikah Siswa Madrasah

Bengkulutoday.com - Pergaulan bebas yang sering kali menjadi penyebab pernikahan dini saat ini menjadi sebuah fenomena yang meresahkan ditengah masyarakat. Hal ini diperparah dengan fakta pernikahan dini lebih rentan dengan perceraian. Selain itu keturunan yang dihasilkan dari pernikahan dini lebih cenderung mengalami stunting atau gizi buruk.

Melihat kondisi tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur merasa perlu untuk mencegah kasus ini agar tidak terus bertambah. Satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi pada kalangan remaja. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Kaur kali ini mendapat kesempatan kedua sebagai madrasah yang mendapat penyuluhan mengenai bimbingan pra-nikah. Setelah sebelumnya pada Angkatan pertama Kemenag Kaur mengadakan penyuluhan di SMA Negeri 1 Kaur.

“Kasus pernikahan usia dini yang terjadi di Kabupaten Kaur, membuat kami harus segera melakukan pencegahan, terutama pada remaja,” ujar Kakan Kemenag Kaur H. Irawadi, S.Ag., M.H. saat membuka Bimbingan Pra Nikah di Masjid Alkahfi, Kamis (24/3/2022).

Dalam kesempatan ini, sebanyak 170 siswa kelas 7,8 dan 9 hadir. Menurut Kakan Kemenag Kaur Irawadi bahwa tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah bahwa Bimbingan Pra Nikah bagi remaja usia sekolah bertujuan untuk mencegah pernikahan pada usia dini, membuka wawasan pelajar agar tidak terburu-buru menikah di usia yang belum cukup, mengantisipasi timbulnya pergaulan bebas tanpa pengawasan orang tua dan membuka pola pikir para pelajar untuk mengerti dan memahami dampak dan risiko yang muncul sebagai akibat dari perkawinan dini.

"Semoga dengan adanya Bimbingan Pra Nikah ini memberikan wawasan kepada anak-anak agar membatasi pergaulan yang dapat mengarah pada hal-hal yang negatif sehingga tidak terjadi lagi kasus-kasus pernikahan dini," harapnya.

Sementara itu, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kaur Drs. Herli Suheri dalam laporannya mengatakan, bimbingan pra nikah bagi remaja usia nikah dilaksanakan empat Angkatan. Dengan peserta setiap Angkatan 170 siswa.

 “Untuk Angkatan ke I dan II peserta dari siswa SMA Negeri 1 Kaur, dan Angkatan ke III dan IV dari siswa MTs N 1 Kaur” jelasnya. (Puji)