Cegah SPBU Curang, Disperindag Provinsi Sidak SPBU

Sidak UPTD Disperindag Provinsi di SPBU dalam Kota Bengkulu, Rabu (07/12/2016)
Sidak UPTD Disperindag Provinsi di SPBU dalam Kota Bengkulu, Rabu (07/12/2016)

Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Provinsi Bengkulu, melakukan sidak ke beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Kota Bengkulu, Rabu (07/12/2016). Hal tersebut guna menguji kelayakan mesin pompa Bahan Bakar Minyak (BBM) disejumlah SPBU. 

"Kita ingin melihat layak atau tidak mesin pompa BBM disejumlah SPBU di Kota Bengkulu ini," jelas Beki Jumantri, petugas Penera dari UPTD Metrologi Disprindagkop Provinsi Bengkulu.

Selain itu, sidak tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah ada unsur kecurangan yang dilakukan oleh pihak SPBU, sehingga dapat merugikan masyarakat.

"Jika didapati segel pada tanda kerannya rusak. Artinya, ada kecurangan dari pihak SPBU," ungkapnya. 

Dari sejumlah SPBU yang disidak, lanjutnya, tidak ditemukan pelanggaran yang berarti. Beki mengakui, pihaknya sempat memberikan teguran disertai rekomedasi pada pihak SPBU, karena adanya kerusakan pada alat display atau monitor harga yang tertera di mesin pompa BBM.

“Tujuan kita ini untuk melindungi konsumen, disamping itu juga untuk menghindari kerugian yang diderita oleh pemilik SPBU itu sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu,  penanggungjawab  SPBU yang berlokasi di Kelurahan Kandang Kota Bengkulu, Ahmadi Rahman mengklaim, pihaknya sudah memiliki sertifikat Pasti Pas dari PT Pertamina. Menurutnya, setiap  6 bulan sekali, SPBU tersebut ditera oleh pihak Metrologi Provinsi Bengkulu, selain itu juga, dilakukan pemeriksaan secara berkala oleh PT Pertamina Bengkulu. Jadi dirinya, menjamin akan kelayakan SPBU dan memastikan tidak ada kecurangan dalam bentuk apapun.

“SPBU kita ini sudah ada sertifikat Pasti Pas, selain ada pemeriksaan dari pihak Metrologi Provinsi, juga kami di audit oleh pihak PT Pertamina 2 bulan sekali. Jadi kami pastikan SPBU aman untuk konsumen,” imbuhnya.

Sedangkan untuk perawatan alat-alat mesin pompa BBM, lanjutnya,  dilakukan perbaikan  sesuai dengan keadaan alat yang digunakan.

Disamping itu, mengenai ketersediaan BBM untuk masyarakat dalam menghadapi hari Natal dan tutup tahun, Ahmadi mengakui,  masih mencukupi, karena, hingga saat ini belum ada pengurangan jatah BBM dari PT Pertamina. (HJ)
 

NID Old
1264