Seluma, Bengkulutoday.com – Pemerintah Desa Harapan Mulya, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode Juni, Juli dan Agustus 2026. Penyaluran tersebut diberikan kepada empat Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Masing-masing KPM menerima Rp300 ribu per bulan. Karena bantuan disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, setiap penerima mendapatkan total Rp900 ribu.
Penyaluran BLT-DD berlangsung dengan dihadiri Kepala Desa Harapan Mulya Mahdalena, Ketua BPD Ahmad Hadi bersama anggota, Babinsa, perangkat desa serta warga penerima bantuan.
Mahdalena mengatakan, BLT-DD disalurkan sesuai ketentuan dengan mempertimbangkan kondisi dan kriteria warga yang berhak menerima bantuan.
"Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban ekonomi warga yang memang memenuhi kriteria sebagai penerima," kata Mahdalena.
Jumlah penerima BLT-DD di Desa Harapan Mulya pada 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut berkaitan dengan penyesuaian kemampuan anggaran desa sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.
Pada 2026, Desa Harapan Mulya menerima Dana Desa sebesar Rp231,229 juta dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp331,608 juta. Dari Dana Desa tersebut, pemerintah desa mengalokasikan Rp14,4 juta untuk program BLT-DD selama satu tahun.
Dengan alokasi tersebut, BLT-DD diberikan kepada empat KPM selama 12 bulan. Setiap KPM menerima Rp300 ribu per bulan atau total Rp3,6 juta dalam satu tahun.
"Tahun ini penerimanya hanya empat KPM karena ada penyesuaian anggaran. Meski jumlahnya berkurang, kami tetap berusaha memastikan bantuan diberikan kepada warga yang paling memenuhi kriteria dan membutuhkan," ujar Mahdalena.
Usai penyaluran BLT-DD, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian insentif selama tiga bulan sekaligus kepada sejumlah pihak yang mendukung pelayanan masyarakat desa. Insentif tersebut diberikan kepada kader Posyandu, kader yang menangani balita dan lansia, guru PAUD serta guru ngaji.
Dalam kesempatan tersebut, Mahdalena juga mengingatkan masyarakat agar memenuhi kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia meminta pembayaran PBB dapat dilakukan secara bertahap atau dicicil agar tidak memberatkan masyarakat.
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Mahdalena juga mengajak warga untuk ikut memeriahkan suasana kemerdekaan dengan memasang bendera Merah Putih di rumah masing-masing.
"Kita juga harus semangat menyambut HUT RI. Tolong bendera dipasang di rumah masing-masing. Nanti kita juga akan gotong royong membersihkan dan menyiapkan lapangan," pesannya.
Pemerintah desa berharap partisipasi masyarakat dalam kegiatan kemasyarakatan tersebut dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antarwarga di Desa Harapan Mulya. (Franky Adinegoro)