Bengkulutoday.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu memastikan ketersediaan logistik darurat atau buffer stock masih dalam kondisi aman untuk menghadapi potensi bencana sepanjang tahun ini.
Kesiapan tersebut menjadi langkah antisipasi pemerintah daerah menyusul kondisi cuaca yang diperkirakan semakin tidak menentu pada 2026, yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang hingga banjir.
Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengatakan pihaknya terus memastikan ketersediaan logistik agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat apabila terjadi bencana.
Menurutnya, hingga saat ini persediaan buffer stock yang dimiliki BPBD masih mencukupi untuk kebutuhan darurat masyarakat.
“Buffer stock sampai saat ini masih aman. Jadi seperti beras, kemudian mie instan, bumbu-bumbu, selimut, sarung, hingga obat-obatan semuanya tersedia,” ujar I Made Ardana.
Ia menjelaskan, berbagai kebutuhan dasar tersebut disiapkan sebagai bagian dari langkah mitigasi apabila terjadi bencana yang berdampak pada masyarakat di wilayah Kota Bengkulu.
Dengan ketersediaan logistik yang memadai, BPBD dapat bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Selain memastikan stok logistik tetap tersedia, BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca serta meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan.
Langkah ini dilakukan agar setiap potensi bencana dapat direspons dengan cepat dan penanganan darurat bagi masyarakat dapat dilakukan secara efektif. (Adv)