Bengkulutoday.com - Pertanggal 23 Maret 2020 Balai Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi (BPOM) Bengkulu mengeluarkan surat edaran pembuatan hand sanitizer home made. Hal ini menanggapi kekurangan hand sanitizer di pasaran maupun apotik di tengah merebaknya Virus Corona (Covid-19).
"Pembuatan Hand Sanitizer bisa dilakukan sendiri. Bahan-bahannya juga masih tersedia banyak di apotik maupun toko. Selain itu kami juga buat hand sanitizer untuk pemakaian sendiri dan sebagian di bagikan ke OPD dan tempat-tempat ibadah," kata Syafrudin, Kepala BPOM, Senin (23/03/2020), di Kota Bengkulu.
Berikut bahan dan cara pembuatannya seperti yang disampaikan melalui surat edaran BPOM Bengkulu.
Bahan-bahan:
1. Etanol 96%
2. Gliserol 98%
3. Hidrogen Peroksida 3.%
4. Air steril atau Aquadest
Alat:
1. Gelas ukur 1000-mL
2. Becker glass
3. Gelas ukur 50-mL
4. Gelas ukur 25-rnL
5. Batang pengaduk
6. Botol kaca
Prosedur:
1. Sejumlah 833 mL etanol 96% dimasukkan ke dalam gelas ukur 1000-mL.
2. Tambahkan 41,7 mL hidrogen peroksida 3% ke dalam gelas ukur berisi etanol tersebut.
3. Selanjutnya tambahkan 14,5 mL gliserol 98% menggunakan gelas ukur, dan pastikan sisa gliserol tidak tertinggal dengan cara membilasnya dengan air.
4. Tambahkan air hingga 1000 mL, aduk hingga homogen.
5. Pindahkan campuran ke dalam botol kaca bersih.
6. Simpan sclama 72 jam untuk memastikan tidak ada kontaminasi organisme dari wadah botol.
7. Hand sanitizer siap digunakan.
Syafrudin menilai pembuatan sanitizer home made ini efektif di tengah kelangkaan sanitizer itu sendiri. Tak hanya itu, bahan-bahan pembuatan sanitizer juga sama kandungannya dengan hand sanitizer pada umumnya.
"Intinya setiap kali habis dari manapun baik di keramaian atau tempat umum kita harus biasakan mencuci tangan agar terhindar dari pandemik ini." pungkas syafrudin.
Pewarta : Bisri Mustofa