BPOM Survei Program Gerakan Keamanan Pangan Desa di Bengkulu Selatan

Kunjungan dan survei BPOM di desa sasaran program Gerakan Keamanan Pangan Desa

Bengkulu Selatan, Bengkulutoday.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu melakukan survei program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) di tiga desa di Bengkulu Selatan. Survei dilaksanakan selama 3 hari, yakni 6-8 Juli 2019. 

Sasaran survei adalah tiga desa yakni Desa Lubuk Sirih Ilir, Desa Ketaping dan Desa Sulau. Ketiga desa itu arget Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) tahun 2019, demikian diterangkan Kepala BPOM Bengkulu Drs Syafrudin, Apt, M.Si melalui Kasi Penguji Kimia Zul Amri, S.Si, Apt, M.Kes, Senin (8/7/2019).

Sebelum melakukan survei, sebelumnya BPOM telah melakukan bimbingan teknis terhadap kader dan koordinator lapangan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD).

Dijelaskan Zul Amri, kegiatan survei dilakukan dengan melakukan kunjungan ke rumah kader PKK, Karang Taruna, sekolah-sekolah tempat kader dan guru mengajar, meninjau kantin sekolah, meninjau para pedagang kreatif lapangan, serta industri rumah tangga pangan (IRTP). 

"Selama tiga hari survei wawancara dan pengamatan langsung pada komunitas pelaku usaha IRTP, menunjukkan langsung hasil adanya perubahan yang bermakna walaupun tidak total menunjukan hasil terbaik secara kualitatif, kepala desa masing-masing desa juga merasakan manfaat yang luar biasa dengan adanya kegiatan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), karena terlihat nyata perubahan perilaku yang positif tentang keamanan pangan," terang Zul Amri.

Kegiatan itu kemudian ditutup dengan kesepakatan para kader untuk selalu mengingatkan seluruh warga agar selalu menjaga keamanan pangan berawal dari pribadi masing-masing, untuk mewujudkan desa pangan aman.

(Fong)