Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com - Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti mengajak semua jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk merubah paradigma dalam bekerja. Perubahan paradigma tersebut yakni dari aparatur menjadi pelayan publik.
"Kita menjadi pelayan, bukan aparat," kata Ridwan Mukti, Jumat (21/10/2016) saat berkunjung ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Bengkulu.
Selain itu, Gubernur berpesan agar setiap aduan masyarakat ditindaklanjuti. Ia mencontohkan ada wisatawan yang dilarang mengambil foto dan diusir dari tempat wisata Rumah Bung Karno, dengan alasan tutup. "Aduan semacam itu harus ditindaklanjuti," tegasnya.
“Saya minta jangan seperti itu, jadwalnya kan bisa dibuat, jangan tiba-tiba penjaganya sedang ada urusan tahu–tahu tutup," imbuhnya. ((Morecka/MC)