Bengkulutoday.com - Gelaran kontestasi lokal buka lomba seni lukis se Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang tertunda akibat pandemi COVID-19 tahun ini.
30 peserta berlomba memenangkan total hadiah senilai Rp85.500.000.
Tiga juri lokal menilai berdasarkan dari segi visual, artistik, dan penggarapan sesuai tema yang diangkat yakni kearifan lokal di masa pandemi.
Kepala UPTD Taman Budaya Bengkulu, Nirwan Sukandri mengatakan, gelaran ini jadi salah satu agenda merawat seni tradisi, tari musik dan teater Taman Budaya Bengkulu Tahun 2020 di era normal baru.
Tak hanya itu, Nirwan juga mengatakan kontestasi yang menyisakan tiga juara ini adalah sebagai pengganti lomba lukis se-Sumbagsel.
"Situasi yang tidak memungkinkan kita untuk menggelar lomba lukis regional ini, mau tidak mau harus diganti dengan giat lomba yang melibatkan pelukis lokal," kata Nirwan, Sabtu (18/10/2020).
Nirwan menjelaskan, agenda tersebut sebelumnya dijadwalkan oleh dewan kesenian Sumatera akan digelar tahun ini sebagai tuan rumah Provinsi Bengkulu.
"Namun walau batal digelar tahun ini, Dewan kesenian tetap mempercayakan kita sebagai panitia gelaran seni lukis se-Sumbagsel. Jika tidak ada kendala, akan kita gelar di bulan yang sama tahun depan," katanya.
Pada kontestasi tersebut didapatkanlah tiga juara yakni Rommi Roestam dari Kota Bengkulu sebagai juara 1, kedua Ryo Aryanto dari Rejang Lebong, dan Edi Susilo juara ketiga Kota Bengkulu.
"Kepada ketiga juara tersebut nantinya kita usulkan untuk mewakili Bengkulu pada lomba lukis tersebut," kata Nirwan.
Tak hanya itu, gelaran merawat seni ini, katanya, adalah sebagai aktivasi kembali giat budaya di Taman Budaya Bengkulu yang beberapa bulan terakhir terhenti oleh pandemi.