Kopi Robusta Kepahiang Menuju Pasar Internasional

Workshop kopi Robusta menuju pasar internasional
Workshop kopi Robusta menuju pasar internasional

Kepahiang, Bengkulutdoday.com - Bupati Kepahiang Hidayatullah mengharapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut berperan aktif membimbing para petani kopi di Kepahiang dalam program budidaya kopi. "Produktivitas kopi daerah memang meningkat, sebagian petani kopi sudah menerapkan teknik kopi sambung dan kopi stek namun belum dilirik oleh nasional," kata Hidayatullah, Rabu (10/5/2017) saat memberikan sambutan dalam workshop kopi robusta Kepahiang menuju pasar internasional. 

Workshop dihadiri Bank Indonesia, AEKI (Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia ) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Bengkulu dan DPR RI Annarulita Mucthar. Saat ini, lahan seluas 24.123 hektar di Kepahiang berbasis perkebunan kopi. Kopi di Kepahiang sudah dikembangkan sejak nenek moyang terdahulu, namun, kata bupati, kopi dari Kepahiang belum diakui internasional.

"Selama ini ibarat Kerbau punya susu, sapi punya nama," imbuhnya. Kepahiang sebagai penghasil kopi, namun daerah lain yang mendapatkan nama. Dikatakan bupati, mayoritas penduduk Kabupaten Kepahiang merupakan petani kopi. Sehingga kedepan, program pemerintah daerah ialah mengembangkan teknik kopi sambung terhadap seluruh petani kopi.

(Ml)

NID Old
2402