PNS Bernama Bickman Panggarbesy Siap Jadi Balon Walkot

Bickman Panggarbesy, SH,MH,MM
Bickman Panggarbesy, SH,MH,MM

Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com - Sosok Bickman Panggarbesy memang tidak sepopuler politikus-politikus yang hobi tebar pesona. Namun siapa sangka, sosok Bickman ternyata memiliki talenta kepemimpinan dalam dirinya. Hal tersebut menjadikannya sosok yang pandai bergaul dengan semua kalangan. Kesehariannya mengabdi sebagai PNS di RSJ Soeprapto Bengkulu. Sebagai abdi negara, Bickman paham betul dalam hal yang berkaitan dengan birokrasi. Hal tersebut terbukti saat jurnalis media ini berdiskusi soal birokrasi diruang kerjanya. "Birokrasi itu soal manajemen, namanya manajemen harus tahu tupoksi dan aturan main, itu kunci penyelenggaraan birokrasi yang baik," jelas Bickman.

Nama Bickman mulai jadi bahan obrolan dari mulut kemulut sebagai sosok yang dapat menjadi figur alternatif memimpin Kota Bengkulu mendatang. Hal tersebut beralasan, sebab kemampuan dan skill saja tidak cukup dalam mengelola pemerintahan, namun juga dibutuhkan kemampuan komunikasi lintas sektoral yang baik serta pergaulan yang luas. Pria kelahiran Tanjung Sakti 1 Desember 1971 inipun tak berlebihan mengapresiasi isu dirinya yang digadang akan maju pilwakot 2018 mendatang. 

"Sekarang sudah jaman transparansi, jika kita pandai bergaul tidak ada yang tidak mungkin," katanya merespon. Hanya saja, jikapun apresiasi itu menjadi motivasi dan mengkristal menjadi niat untuk ikut berkompetisi, maka dirinya akan melakukan shalat istiqarah sekaligus memohon saran dan pendapat keluarga besarnya. 

Pria yang menyandang S1 dan S2 bidang hukum serta manajemen ini juga memiliki latar belakang yang multi pergaulan, diantaranya pernah menjadi aktifis semasa mudanya. Dikaruniai 3 orang anak dan istri seorang dosen, saat ini Bickman fokus mengabdikan dirinya di Pemerintah Provinsi Bengkulu menggeluti birokrasi. Tentu rentang waktu selama mengabdi sebagai PNS menjadikan Bickman paham akan tata kelola birokrasi. 

Direktur Lembaga Kajian Kebijakan Publik Riki Susanto memberikan analisis pilwakot Bengkulu mendatang nyaris tanpa figur yang menonjol. "Tidak ada sosok yang diunggulkan, artinya semua memiliki peluang dan kesempatan yang sama, itu jika melihat lalu lintas figur yang berniat menjadi bakal calon walikota, semua rata-rata dan berpeluang sama," kata Riki. 

Riki menambahkan, dengan entitas masyarakat Kota Bengkulu yang notabene terdidik, bagi bakal calon yang berani tampil apa adanya akan lebih mendapat ruang dan respon publik daripada figur yang populer karena pencitraan. "Kemampuan masyarakat kota mengakses informasi itu menjadi bagian penting dalam suksesi pilwakot," imbuh Riki. (Aj)

NID Old
701