Rp 1, 2 Miliar Anggaran Rutin Rumah Dinas Bupati Benteng Diduga Fiktif

Puluhan anggota Gabungan Ormas dan LSM Bengkulu (GOLBE) mendesak Kejaksaan Tinggi Bengkulu untuk mengusut dugaan korupsi anggaran rutin rumah dinas Bupati Bengkulu Tengah senilai Rp 1,2 miliar yang diduga fiktif.
Puluhan anggota Gabungan Ormas dan LSM Bengkulu (GOLBE) mendesak Kejaksaan Tinggi Bengkulu untuk mengusut dugaan korupsi anggaran rutin rumah dinas Bupati Bengkulu Tengah senilai Rp 1,2 miliar yang diduga fiktif.

Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com – Puluhan anggota Gabungan Ormas dan LSM Bengkulu (GOLBE) mendesak Kejaksaan Tinggi Bengkulu untuk mengusut dugaan korupsi anggaran rutin rumah dinas Bupati Bengkulu Tengah senilai Rp 1,2 miliar yang diduga fiktif. Anggaran tersebut digunakan selama 4 tahun berturut-turut.

“Setiap tahun dianggarkan, tapi realisasinya diduga fiktif,” kata Rustam Efendi, korlap aksi, saat berorasi di depan kantor Kejati Bengkulu, Selasa (17/5/2016).

Ditambahkan salah satu korlap, Hasnul, pihaknya memberi waktu kepada Kejati selama 2 bulan untuk menuntaskan kasus tersebut. “Jika tidak dituntaskan, kami akan menurunkan 1000 massa di depan kantor ini,” tegas Hasnul.

Dalam rilisnya, GOLBE menyampaikan 18 tuntutan kepada Kejati Bengkulu terkait penanganan kasus korupsi. GOLBE juga mendesak kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu dicopot dari jabatannya karena dinilai tidak becus mengungkap kasus korupsi. (Ar)

NID Old
858