Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com - Kapolres Kota Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta mengatakan, kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bentiring Kota Bengkulu, ada unsur kesengajaan. Sebab, kejadian tersebut sangat terorganisir. "Kejadian ini sangat terorganisir (tersusun). Sebab, semua napi dari 18 kamar secara serentak menyerbu petugas, kami menduga ini ada dalangnya," terang Kapolres, Jumat (22/07/2016).
Ditegaskan Kapolres, kejadian yang menimpa dirinya tersebut akan ia usut hingga tuntas. "Saya tidak akan berhenti begitu saja, ini akan saya tuntaskan hingga selesai," tegasnya.
Kerusuhan terjadi saat tim reskrim narkoba Polres Kota Bengkulu melakukan razia di kamar para napi, pemeriksaanpun berjalan secara lancar selama 1 jam. Tiba-tiba terdengar suara sorakan dari para napi narkoba terhadap anggota yang sedang merazia napi narkoba lainnya, suasanapun menjadi pecah dan berujung rusuh. Akibatnya, kepala Kapolres Kota Bengkulu terkena pukulan raket bulutangkis dari napi. (Ar)