Sembari Kuliah, Andini Berjualan Seblak di Warung Sembako

Sembari Kuliah, Andini Berjualan Seblak di Warung Sembako

Bengkulutoday.com - Andini, anak pemilik warung sembako yang sudah berdiri sejak 2005 di kota Bengkulu, sedang menempuh pendidikan di universitas UIN Fatmawati Bengkulu. Sembari kuliah, Andini juga berjualan seblak di warung sembako keluarganya. "Karena seblak itu populer dan menjadi makanan yang sering diadakan di berbagai tempat, jadi saya sebagai anak muda juga membuka usaha seblak sambil membantu keluarga," kata Andini.

Dengan berjualan seblak di warung sembako, Andini tidak hanya membantu keluarganya dalam menjalankan bisnis tetapi juga belajar tentang manajemen usaha dan mengembangkan keterampilan bisnis. Usaha seblak yang dibuka oleh Andini ternyata cukup diminati oleh pelanggan warung sembako. Seblak dengan berbagai varian topping menjadi menu andalan yang dijual di warung. Andini mengatakan bahwa dia senang bisa mengembangkan usaha baru sambil membantu keluarga menjalankan warung sembako. "Seblak ini juga bisa menjadi tambahan pendapatan bagi kami," tambah Andini.

"Hidup di kota dengan berjualan seblak dan membuka warung menjadi mata pencaharian utama bagi Andini dan keluarga," demikian disampaikan dalam konteks usaha keluarga. "Harapannya semoga cukup untuk memenuhi keluarga," tambah Yani, ibu Andini. Yani sangat mendukung keputusan Andini untuk membuka usaha seblak karena ingin anak-anaknya bisa belajar berbisnis dan mandiri. Yani juga berharap bahwa warung sembako dan usaha seblak bisa terus berkembang dan menjadi sumber pendapatan yang stabil bagi keluarga.

Warung sembako ini terletak di area yang strategis di kota Bengkulu, sehingga masih banyak pelanggan setia yang datang untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Andini mengatakan bahwa meskipun persaingan dengan mart besar cukup ketat, warung sembako mereka masih bisa bertahan karena memiliki pelanggan loyal yang sudah terbiasa berbelanja di sana. "Kami juga berusaha untuk memberikan pelayanan yang baik dan harga yang kompetitif agar pelanggan tetap setia," kata Andini.

Dengan demikian, Andini bisa menyeimbangkan antara kuliah dan berjualan seblak di warung sembako. Andini membuktikan bahwa dengan kerja keras dan manajemen waktu yang baik, seseorang bisa menjalankan usaha sambil melanjutkan pendidikan.