BENGKULU – Dalam rangka mempererat kolaborasi antar jajaran, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu, Yulian Fernando, menginisiasi kegiatan pertemuan santai (coffee morning) bersama para pejabat struktural Rutan Bengkulu pada Selasa (19/5). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Ganang Mahardiko, Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Hengki Alowan, serta Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai momen untuk membangun kebersamaan dan memperkuat koordinasi antar unit kerja, demi kelancaran pelaksanaan tugas dan peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Rutan. Dalam sambutannya, Yulian menekankan pentingnya soliditas tim dan komunikasi yang efektif dalam menunjang keberhasilan tugas pokok.
“Kunci sukses dalam organisasi terletak pada sinergi yang terjaga. Melalui komunikasi yang lancar dan kekompakan yang kuat, kita bisa menghadapi berbagai dinamika dengan lebih siap,” ujar Yulian.
Ia juga menyampaikan sejumlah arahan kepada jajaran struktural mengenai pelaksanaan tugas harian, dengan penekanan pada pentingnya menjaga keamanan serta memberikan layanan maksimal kepada warga binaan. Yulian mengingatkan bahwa peningkatan layanan dan ketertiban adalah komitmen utama dalam upaya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Semua lini harus bersinergi menjaga stabilitas keamanan, sekaligus memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi dengan layak. Itu bagian dari langkah kita menuju WBK,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ganang Mahardiko menyampaikan kondisi keamanan terkini di Rutan Bengkulu yang relatif kondusif, serta mengajak seluruh unsur pengamanan untuk terus menjaga situasi tetap aman dan terkendali.
Sementara itu, Hengki Alowan menuturkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan manajemen fasilitas dan kebutuhan warga binaan, seraya menekankan pentingnya kerja sama lintas seksi agar semua program berjalan efektif.
Rafi Rizaldi turut menyampaikan bahwa pelayanan kepada warga binaan akan terus diperbaiki, terutama di aspek kesehatan dan kesejahteraan. Ia juga mendorong seluruh pegawai agar lebih responsif terhadap kondisi serta kebutuhan para warga binaan.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif di mana seluruh pejabat diberi kesempatan menyampaikan ide dan evaluasi demi peningkatan kinerja Rutan Bengkulu. Yulian berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara berkala untuk menjaga keharmonisan kerja dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.