Kondisi Perekonomian Sebelum dan Sesudah Adanya Transportasi Online

ilustrasi digitalBisa

Oleh: Annisa Fadilla Adha dan Muhammad Jovy Shidqy Mahasiswa Facultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu 

Bengkulutotoay.com - Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Go-Jek atau ojek online adalah aplikasi Yang berbasis mobile dengan sistem Transportasi yang menggunakan berbagai bidang jasa termasuk angkutan umum.

Dalam sistem pembagian hasil Go-Jek 20% untuk driver Go-Jek 80% untuk perusahaan Go-Jek, ketertarikan minat penumpang terhadap angkutan online sangat diminati oleh masyarakat karena dinilai tarif murah sampai Lokasi tujuan aman mudah serta praktis dan menawarkan berbagai bidang jasa dengan tarif yang sudah ditentukan.

Minat penumpang yang lebih banyak beralih. Ke angkutan online yang belum teregulasi ini menimbulkan pro dan kontra dikalangan driver konvensional yang dianggap tidak sesuai standar angkutan menurut undang- undang 22 tahun 2009. Ada perbedaan jumlah pendapatan sebelum dan sesudah adanya transportasi online Dan terdapat perbedaan jumlah pelanggan Sebelum dan Sesudah adanya transportasi online.

Bahwa layanan jasa yang diberikan oleh perusahaan Go-Jek masingmasing memiliki nilai mean tinggi, yang memiliki nilai mean tertinggi adalah Keandalan Pelayanan dengan nilai mean 4.01, maka dapat disimpulkan bahwa kepercayaan masyarakat pengguna go-jek terhadap keandalan pelayanan yang diberikan oleh Go-jek berpengaruh positif dan Go- Jek dapat diterima di masyarakat Pisangan Ciputat. Walaupun variabel-variabel jasa memiliki nilai mean yang tinggi, hal ini tidak memicu peningkatan ekonomi secara menyeluruh bagi masyarakat pisangan.

Seperti halnya bagi pelajar/mahasiswa yang beralih dari angkutan umum ke Go-Jek harus mengeluarkan financial 25% lebih mahal. Sedangkan karyawan jika menggunakan transportasi Go- Jek harus mengeluarkan financial 72% lebih mahal dari biaya angkutan umum. Terjadi peningkatan pada ekonomi masyarakat Pisangan yang berwirausaha dan bermitra pada perusahaan Go- Jek sebesar 37% pendapatan bertambah per hari dan 13% meningkatnya jumlah pelanggan per hari.

Terjadi penurunan yang sangat signifikan pada jumlah pendapatan & jumlah pelanggan Driver angkutan umum dengan ratarata pendapatan sebelum kehadiran Go- Jek Berkisar Rp. 264.285,71dan pelanggan sejumlah120. Namun setelah kehadiran Go-Jek maka pendapatan berkisar Rp. 114,285,71 dengan jumlah berkisar 54,57 pelanggan.