Kurang Dari 24 Jam, Tiga Tersangka Curanmor Diamankan Polsek Batik Nau

tiga tersangka diamankan

Argamakmur -  Polsek Batik Nau mengamankan tiga pria diantaranya berinisial Ro warga Kecamatan Binduriang Rejang Lebong, Di warga Kota Lubuk Linggau dan Ru warga Taba Tinggi Padang Ulak Tanding Rejang Lebong. Ketiganya diamankan lantaran menggasak 1 unit motor honda beat milik Ninik Sugiarti berumur 37 Tahun warga Desa Air Solok Kecamatan Batik Nau Kabupaten Bengkulu Utara.

Kronologisnya, ketika itu Minggu 7 Juli 2024 lalu korban baru pulang dari orang tua korban tepatnya pada pukul 23.00 Wib malam. Setelah sampai korban langsung memarkirkan motor itu dihalaman rumah korban. Melihat motor korban diparkiran itu, ketiga tersangka langsung beraksi ketika korban saat itu tertidur pulas. Esoknya, anak korban Wildan pada pukul 07.00 Wib pagi memberitahukan motor beat honda miliknya itu sudah raib. Menariknya lagi, motor itu sudah dikunci stang bahkan berada dibeberapa didekat motor lainnya.

Korban pun melaporkan pencurian dengan pemberatan ini ke Polsek setempat. Setelah menerima laporan tim buser polsek berkordinasi dengan Polsek Taba Penanjung dikarenakan ketiga tersangka berada disana. Atas hasil kerjasama itu, ketiga pelaku berhasil dilakukan penangkapan.

Dijelaskan Kapolsek Batik Nau Ipda Alfalino, SH menyampaikan, ketiga tersangka berhasil diamankan pada 8 Juli 2024 lalu, atau kurang dari 24 jam. Dimana setelah dilakukan penembangan perkara diketahui berada di Sungai Hitam Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah. Atas informasi itu, pihaknya berkordinasi dengan polsek setempat.

"Ketiganya ini mencuri motor ketika korbannya sedang tertidur pulas. Saat di parkirkan di halaman rumah, tersangka ketiga ini langsung menggasak motor honda beat. Setelah menerima laporan kita ketahui para tersangka berada di Taba Penanjung kemudian langsung berkordinasi untuk menangkap ketiga para tersangka dalam waktu kurang dari 24 jam," terang Kapolsek.

Diketahui, tersangka Ro merupakan residivis yang baru keluar dari penjara dengan kasus yang sama. Atas perbuatan itu ketiganya dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan hukuman penjara paling lama 9 Tahun.