Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com - Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Disiminasi Peta Mutu Pendidikan dan Profil Sekolah Model tahun 2016. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, dimulai pada hari Selasa 20 Desember 2016 dan berakhir pada hari ini Jumat 23 Desember 2016, di Hotel Santika Kota Bengkulu.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan dihadiri Sekretaris Jenderal Dikdasmen Kemdikbud dan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut didukung oleh seluruh Pemda/Pemkot bahkan Pemprov dan Bappeda Provinsi Bengkulu.
Dalam kegiatan ini seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kab/kota berperan sebagai narasumber guna memaparkan peta mutu pendidikan serta profil sekolah model diwilayahnya masing-masing dengan didampingi oleh perwakilan pengawas sekolah, Kepala sekolah, guru dan para operator sekolahnya.
Kegiatan Diseminasi peta mutu pendidikan dan profil sekolah model merupakan kegiatan puncak dari rangkaian kegiatan yang terdapat dalam program sistem penjaminan mutu pendidikan sebagai salah satu tugas pokok dan fungsi LPMP.
Beberapa kegiatan yang dimaksud diantaranya adalah pendampingan pengisian instrumen sistem penjaminan mutu pendidikan terhadap 250 sekolah (SD, SMP, SMA dan SMK) dan pendampingan dalam upaya pemenuhan 8 standar Nasional Pendidikan (SNP). Pelaksanaan kegiatan ini selain memberdayakan widyaiswara LPMP Bengkulu sebagai leadernya juga memberdayakan pengawas-pengawas sekolah.
Kegiatan diseminasi ini diakhiri dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) berupa program-program pendidikan yang muaranya pada peningkatan mutu pendidikan yang dilaksanakan oleh seluruh Dinas pendidikan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Bengkulu. RTL dibuat berdasarkan peta mutu/potret nyata terkait kondisi pendidikan didaerahnya dan berdasarkan rekomendasi yang diberikan LPMP. Dari potret nyata yang dapat dipetakan baru 5 (lima) SNP, yaitu : Standar Isi, proses, penilaian, kelulusan dan standar pengelolaan pendidikan. Dengan capaian rata-rata masih dibawah SNP.
Sementara pengolahan data dilakukan melalui aplikasi yang diberikan oleh unit utama (Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud).
Dalam kegiatan ini, Kepala LPMP Bengkulu Sa'adah Ridwan, M.Pd bersama sebagian peserta para Kabid dikmen, dikdas, perencanaan dari seluruh kabupaten/kota beserta para kepala sekolah, guru dan operatornya juga melaksanakan kunjungan ke salah satu sekolah model, yakni SMPN 11 Kota Bengkulu.
Kelebihan SMPN 11 Kota Bengkulu yang dapat dicontoh bagi sekolah-sekolah lain diantaranya adalah pemanfaatan barang bekas, mendisiplinkan warga sekolah terhadap larangan merokok dan kepiawaian kepala sekolah dalam menjalin kerjasama dengan berbagai unsur sehingga pada tahun 2016 ini satu-satunya sekolah di provinsi Bengkulu yang mendapat penghargaan "Adiwiyata" dari pemerintah pusat.
Kegiatan diseminasi peta mutu pendidikan dan profil sekolah model ditutup oleh Kepala LPMP Bengkulu Sa'adah Ridwan, M.Pd. Dalam sambutannya, ia, berpesan bahwa sekolah model harus mampu memberikan contoh bagi sekolah-sekolah lainnya dan harus memiliki komitmen terhadap budaya mutu dalam upaya pemenuhan SNP.
"Saya berharap adanya kerjasama yang baik dan berkesinambungan dengan steakholder demi terwujudnya pendidikan yang bermutu yang akan melahirkan insan-insan berkarakter mulia dan memiliki sifat kompetitif positif karena wajah provinsi Bengkulu ke depan berada pada tangan-tangan mereka," pungkasnya. (Adv/Jun)