MUI Kepahiang : Pemulasaran Jenazah Covid-19 Sesuai Ketentuan Syariat

MUI Kepahiang Pemulasaran Jenazah Covid Sesuai Ketentuan Syariat

Kepahiang, Bengkulutoday.com - Masih adanya keraguan di tengah masyarakat terkait pengurusan jenazah korban covid-19 membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepahiang melakukan pengecekan dan koordinasi pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terkait pedoman pengurusan jenazah muslim yang terinfeksi virus corona. Ketua MUI Kepahiang H. Rabiul Jayan, S.Ag, Kakan Kemenag H. Lukman, S.Ag bersama dengan tim Satgas Covid-19 Kamis (9/9/21), dalam kesempatan itu Ketua MUI menyampaikan pemulasaran jenazah covid-19 di RSUD Kepahiang sudah memenuhi ketentuan syariah dan memenuhi ketentuan agama sesuai dengan Fatwa MUI nomor 18 tahun 2020.

"Pemulasaran jenazah covid-19 di RSUD Kepahiang sudah memenuhi ketentuan syariah sesuai dengan Fatwa MUI no 18/2020, apabila ada masyarakat yang keluarganya meninggal dunia akibat terpapar covid-19 untuk dilaksanakan pemulasarannya, kami nyatakan telah memenuhi aqidah syariah," sampai Rabiul Jayan.

Dijelaskan Rabiul Jayan, fatwa tersebut mengatur beberapa hal, salah satunya proses pengurusan jenazah yang sesuai prokes mulai tahap pemandian jenazah, pengkafanan, penyolatan hingga penguburan. Dia melanjutkan, tahapan memandikan jenazah korban covid-19, bisa dimandikan, kuncinya adalah membersihkan najis yang terdapat dalam tubuhnya.

"Berikutnya tahap pengkafanan setelah dimandikan disucikan, terakhir pemakaman tetap dilakukan seperti biasa," sampainya.