Bengkulutoday.com - Pemerintah Desa Sidorejo, Kabupaten Kepahiang, terus menjalankan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan Dana Desa. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan aspirasi warga yang dihimpun melalui musyawarah dusun (musdus) dan musyawarah desa (musdes), kemudian dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
Kepala Desa Sidorejo, Edi Setiawan, didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan, menyampaikan bahwa pemerintah desa berkomitmen merealisasikan usulan masyarakat selama anggaran tersedia.
“Sejak awal, kami berkomitmen terhadap masukan warga. Jika anggaran tersedia, maka akan kami laksanakan demi kepentingan bersama,” ujar Edi saat ditemui pada Rabu (29/4/2026).
Pada tahun anggaran 2025, Dana Desa difokuskan pada pembangunan fisik dan program prioritas. Untuk pembangunan fisik, pemerintah desa telah membangun drainase di beberapa dusun, khususnya Dusun I dan Dusun II.
Selain itu, berbagai program pemberdayaan juga dijalankan, seperti kegiatan ketahanan pangan melalui penanaman bibit jagung dan anggur, kegiatan kader posyandu, pencegahan stunting, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).
“Kami juga melaksanakan program ketahanan pangan dengan penanaman jagung dan anggur, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya,” jelas Kepala Seksi Kesejahteraan.
Tidak hanya itu, pemerintah desa juga berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), salah satunya dengan menyediakan layanan penyewaan tenda bagi masyarakat.
Edi Setiawan menegaskan bahwa seluruh penggunaan anggaran telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan siap untuk diaudit.
“Semua kegiatan tahun 2025 telah dijalankan sesuai APBDes. Kami sebagai pengguna anggaran siap diaudit kapan saja. Kami juga terbuka kepada rekan-rekan media jika ada masukan atau temuan,” tegasnya.