Pemilu Lancar, TIM KPPS Lapas Bengkulu Serahkan Kotak Suara ke KPU

lapas bengkulu

Bengkulu - Dengan berakhirnya pesta demokrasi, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) 901 Dan (TPS) 902 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu menyerahkan kotak suara Pemilihan Umum (Pemilu) kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Bentiring, Kamis (15/02/2024).
Kotak suara tersebut terdiri dari 5 (lima) jenis surat suara, yakni surat suara untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PPWP), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota.
Dalam kesempatan ini, Ketua KPPS (TPS) 901, Fahrinnisa Dan Ketua KPPS (TPS) 902, Aditya Rheza menyampaikan bahwa seluruh kotak suara telah disegel secara baik sesuai dengan ketentuan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Lebih lanjut, sebelum kelima kotak suara tersebut disegel, mereka terlebih dahulu menghubungi pihak PPS Kelurahan Bentiring  untuk hadir menyaksikan dan bersama-sama melakukan pengecekan terhadap surat suara dan dokumen lainnya yang akan dimasukkan ke dalam masing-masing kotak suara.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadinya kesalahan maupun kecurangan dalam memasukkan surat suara dan dokumen lainnya ke dalam kotak suara.
"Kami pastikan bahwa surat suara dan dokumen lainnya yang dimasukkan ke dalam kotak suara sudah benar dan tidak terjadi kesalahan maupun kecurangan, karena dalam melaksanakan Pemilu kami Aparatur Sipil Negara selalu menjunjung tinggi netralitas," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto juga menegaskan bahwa surat suara yang berasal dari TPS 901 Dan TPS 902 Lapas Bengkulu adalah surat suara yang murni dihasilkan dari pelaksanaan Pemilu yang jujur, bebas, dan adil.
Yuniarto juga lanjut menerangkan bahwa selama berlangsungnya proses pemungutan dan perhitungan suara di TPS 901 dan TPS 902 Lapas Bengkulu, ia turut secara langsung melakukan pemantauan dan pengawasan yang melekat, sehingga dapat berlangsung aman dan tertib serta terhindar dari kecurangan.
Menurutnya, tindakan tersebut dilakukannya, karena selain dia sebagai pimpinan yang bertanggung jawab atas seluruh proses dan kegiatan yang terjadi di Lapas Bengkulu untuk secara langsung melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilu di Lapas Kelas IIA Bengkulu.