Perkuat Ekonomi Pelaku Usaha, Bank Raya Salurkan Dukungan Prasarana bagi PKL Cluster Unggulan Sidodadi Semarang

Bank Raya Salurkan Dukungan Prasarana bagi PKL Cluster Unggulan Sidodadi Semarang

Semarang, 12 Desember 2025 – Bank Raya, bank digital yang merupakan bagian dari BRI Group, terus mempertegas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, Bank Raya menyalurkan dukungan prasarana usaha bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Cluster Unggulan Sidodadi, Semarang.

Program TJSL Cluster Unggulan tersebut mencakup pemberian fasilitas pendukung usaha, serta pendampingan pengelolaan keuangan melalui literasi keuangan digital guna meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha para pedagang.

Cluster Unggulan Sidodadi menjadi cluster ke-8 yang diberdayakan Bank Raya. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di sejumlah wilayah, antara lain Cluster Alun-Alun Kota Batu (Malang), Cluster Kuliner Keprabon (Surakarta), Cluster Pujasera Hayamwuruk (Semarang), Cluster Pasar Kranggan (Yogyakarta), Cluster Paguyuban Gerakan Emak-Emak Pedagang Keprabon/Gedang Ambon (Surakarta), serta Cluster Unggulan Jatiraras Cibinong (Bogor). Hingga saat ini, lebih dari 200 pelaku usaha telah menerima manfaat dari program tersebut.

Corporate Secretary Bank Raya, Ajeng Putri Hapsari, mengatakan bahwa Cluster Unggulan merupakan salah satu program unggulan TJSL Bank Raya dalam mendorong pelaku usaha lokal agar dapat naik kelas melalui pemanfaatan layanan perbankan digital.

“Cluster Unggulan merupakan salah satu flagship program TJSL kami untuk memberdayakan pelaku usaha lokal agar dapat naik kelas dengan memanfaatkan bank digital. Dengan demikian, mereka dapat melayani pelanggan dengan lebih baik serta mengelola operasional usaha secara lebih efektif,” ujar Ajeng.

Ia menambahkan, melalui Community Branch, Bank Raya secara konsisten melakukan pendampingan usaha dan literasi keuangan digital. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Raya sebagai bank digital dalam mendorong percepatan adopsi keuangan digital di masyarakat.

“Tidak hanya melalui cluster unggulan dan komunitas, kami juga secara rutin melakukan literasi keuangan melalui media sosial untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas,” imbuhnya.

Dalam pendampingan tersebut, Community Branch Bank Raya memberikan edukasi pemanfaatan berbagai fitur digital, seperti Saku Bisnis, QRIS Bisnis, dan Fitur Kasir yang dirancang untuk menunjang operasional usaha.

Saku Bisnis merupakan fitur dalam Aplikasi Raya yang diperuntukkan bagi pengelolaan keuangan usaha. Fitur ini memungkinkan nasabah melakukan transfer massal hingga sepuluh rekening secara real-time, memudahkan transaksi payroll maupun pembayaran kepada pemasok. Selain itu, pelaku usaha dapat memisahkan dana usaha dengan membuat hingga lima saku bisnis, serta memantau arus keuangan melalui mutasi rekening.

Saku Bisnis juga terintegrasi dengan QRIS Bisnis, sehingga pelaku usaha dapat menerima pembayaran digital dengan notifikasi transaksi dan pencairan dana secara real-time, hingga empat kali pencairan dalam satu hari. Hingga September 2025, QRIS Bisnis Bank Raya telah dimanfaatkan oleh lebih dari 11.000 merchant yang tersebar di 23 kota di seluruh Indonesia. Fitur Kasir turut melengkapi layanan ini untuk memudahkan pemantauan transaksi usaha oleh pemilik maupun karyawan.

“Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi yang relevan dan berkelanjutan bagi pelaku usaha serta komunitas lokal melalui berbagai program TJSL untuk masyarakat,” tutup Ajeng.