Personil Lantas Jadi Pembina Upacara, Beri Amanat Tertib Berlalu Lintas dan Larangan Knalpot Brong

Personil Lantas Jadi Pembina Upacara, Beri Amanat Tertib Berlalu Lintas dan Larangan Knalpot Brong

Bengkulu Utara, Bengkulutoday.com - Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkulu Utara menjadi pembina upacara bendera di SMK Negeri 1 Bengkulu Utara, Senin (22/1/2024). Dalam kesempatan tersebut, personil Satlantas menyampaikan sosialisasi tertib berlalu lintas dan larangan penggunaan knalpot brong.

Sebagai perwakilan Kasat Lantas IPTU Ayu Sekar Sari Kuraisin, S.Tr.K., S.I.K., personel lantas yang berkesempatan menjadi pembina upacara adalah Ipda Jumaidi, S.sos selaku Kanit Patroli. Juga diikuti oleh unit Kamsel Satlantas Polres Bengkulu Utara.

Dalam amanatnya, personel Satlantas menyampaikan bahwa tertib berlalu lintas merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh setiap orang, termasuk para siswa-siswi. Tertib berlalu lintas dapat menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki.

"Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tertib berlalu lintas, antara lain menggunakan helm saat berkendara sepeda motor, menjaga kecepatan sesuai dengan rambu-rambu lalu lintas, tidak melawan arus, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, dan tidak mabuk saat berkendara," kata Ipda Jumaidi.

Selain tertib berlalu lintas, personil Satlantas juga mengajak para siswa-siswi untuk tidak menggunakan knalpot brong. Knalpot brong merupakan knalpot yang suaranya bising dan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Penggunaan knalpot brong dapat mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.

"Selain itu, penggunaan knalpot brong juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. Suara knalpot brong yang bising dapat membuat pengendara lain kaget dan kehilangan konsentrasi, sehingga dapat menyebabkan kecelakaan," kata Ipda Jumaidi.

Seperti imbauan Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Lambe Patabang Birana, S.I.K., M.H., kepada masyarakat, terkhusus kali ini siswa-siswi untuk tidak menggunakan knalpot brong. Jika Anda melihat ada pengendara yang menggunakan knalpot brong, jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak yang berwenang.

"Saya berharap para siswa-siswi sekalian dapat menjadi pelopor tertib berlalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong. Dengan demikian, kita dapat menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan," kata Ipda Jumaidi.

Kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas dan larangan penggunaan knalpot brong ini disambut baik oleh para siswa-siswi. Mereka mengaku mendapatkan banyak ilmu baru dari kegiatan tersebut.

"Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Kami mendapatkan banyak ilmu tentang tertib berlalu lintas dan larangan penggunaan knalpot brong. Kami akan berusaha untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," kata salah satu siswa.