PN Mukomuko Gelar Sidang Lanjutan Gugatan PT DDP ke Petani Tanjung Sakti

Sidang lanjutan gugatan PT DDP

Mukomuko, Bengkulutoday.com - Bertempat di Pengadilan Negeri Mukomuko, Selasa (28/11/2023) dilaksanakan sidang lanjutan gugatan PT Daria Dharma Pratama (PT DDP) terhadap Petani Tanjung Sakti dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari penggugat, dimana Imam Nul Islam, kuasa hukum pihak penggugat PT. DDP menyampaikan, terdapat 3 saksi yang dihadirkan pada sidang tersebut.

"Kami menghadirkan 3 orang saksi,” ungkapnya pada saat persidangan.

Akan tetapi, ketiga dari saksi tersebut diajukan keberatan oleh Kuasa Para Tergugat kepada Majelis Hakim karena kehadiran pemeriksaan setempat dan kehadiran mediasi lalu selaku principal, sehingga hanya 1 saksi saja yang diperiksa.

Keberatan tersebut ditanggapi oleh Ketua Majelis terhadap seorang calon saksi karena sudah berdasarkan kesepakatan Majelis Hakim dan para pihak saat Pemeriksaan Setempat yang menjadi Saksi pada pemeriksaan saksi dilarang untuk hadir pada saat pemeriksaan setempat guna menghindari pengaruh terhadap keterangan saksi nantinya. Terhadap seorang saksi yang pernah hadir saat Mediasi, Hakim akan mendalami terlebih dahulu, sehingga pemeriksaan saksi ditunda. Terhadap seorang saksi lainnya, berdasarkan hukum acara perdata saksi yang menerima upah mempunyai hak untuk mengundurkan diri, dan setelah ditanyakan, saksi menyatakan tetap akan menjadi saksi.

Selain itu, Ketua Pengadilan Negeri Mukomuko, Mooris M. Sihombing, SH., MH melalui Humas PN Mukomuko kembali menegaskan terkait penggunaan fasilitas kendaraan milik PT DDP pada saat pelaksanaan  sidang lapangan yang terjadi beberapa waktu lalu,

"Penggunaan kendaraan tersebut dikarenakan kondisi jalan menuju lokasi yang sangat sulit dan tidak bisa dilalui oleh Majelis Hakim dengan kendaraan yang telah disewanya, hal tersebut baru diketahui pada saat berada di dekat lokasi, lalu Kuasa Tergugat juga menghubungi Panitera telah sampai dan terjadi konflik di lokasi, sehingga Majelis Hakim memutuskan untuk sesegera mungkin sampai di lokasi, dan sudah dipastikan tidak ada satupun kuasa penggugat di dalam kendaraan tersebut. Maka dari itu dengan penggunaan mobil tersebut jangan diartikan bahwa keberpihakan pada salah satu pihak,” katanya.

Ditegaskan kembali, bahwa PN Mukomuko bekerja dengan profesional,sehingga nantinya keputusan yang dihasilkan berdasarkan fakta dan data yang terdapat dilapangan dan dilakukan secara objektif. “Kita akan bekerja dengan professional, hal ini sebagai dukungan untuk memberi jaminan setiap pihak yang melakukan upaya peradilan di PN Mukomuko akan diperlakukan dengan baik sesuai peraturan yang berlaku,” ungkapnya.