Polres Rejang Lebong Sita Ratusan Batang Ganja dari Rumah Warga Curup Utara

Polres Rejang Lebong Sita Ratusan Batang Ganja dari Rumah Warga Curup Utara

Bengkulutoday.com, Rejang Lebong – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong berhasil mengungkap kasus penanaman ganja dan menyita ratusan batang tanaman ganja hidup, ganja kering, serta biji ganja dari sebuah rumah warga di Kelurahan Tunas Harapan, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada akhir Januari 2026, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penanaman ganja di lokasi tersebut.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan ratusan batang ganja yang ditanam dalam berbagai wadah, mulai dari polybag, pot plastik, karung, hingga pot semen. Tanaman ganja tersebut terdiri dari berbagai ukuran, baik yang masih kecil maupun yang telah tumbuh besar. Selain itu, polisi juga mengamankan ganja kering serta biji-bijian ganja yang disimpan di dalam rumah.

Dari hasil pendataan sementara, barang bukti berupa biji ganja tersebut diperkirakan dapat menutupi lahan seluas sekitar satu hektare apabila ditanam.

Pelaku pemilik rumah langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Rejang Lebong guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa seluruh tanaman ganja tersebut adalah miliknya.

“Pelaku mengaku menanam ganja untuk dikonsumsi sendiri, dan sebagian rencananya akan dijual,” ungkap sumber kepolisian.

Diketahui, pelaku merupakan residivis kasus narkotika jenis ganja yang sebelumnya pernah menjalani hukuman pada tahun 2014.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rejang Lebong. Penyidik juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat, baik dalam penanaman maupun peredaran ganja tersebut.

Polres Rejang Lebong mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian guna memberantas peredaran narkotika yang merusak generasi bangsa.