Bengkulutoday.com - Di indonesia sangat beraneka ragam kerupuk. Ada yang terbuat dari tepung beras, tepung terigu, tepung sagu dan biji kacang goreng. Kerupuk merupakan sejenis makanan ringan atau snack asli indonesia yang pada umumnya dicampur dengan perasa seperti udang, ikan dan bumbu lainya.
Novian (41) , merupakan laki-laki pengusaha ragam kerupuk palembang dari tahun 2008 sampai sekarang. Dirinya mempunyai satu karyawan untuk bergantian berdagang, Jalan Salak Pasar Panorama, (19/01/2022).
Di sisi lain untuk pembelian ragam kerupuk biasa mendapatkan bonus atau potongan harga. Satu kantong biasanya Rp. 10.000,- dan ada juga yang Rp. 15.000,- . Tetapi jika banyak membeli bisa langsung di potong harganya.
"Dan untuk ragam kerupuk ini biasa mesan langsung dari palembang. Pesanan biasanya banjir atau banyak ketika orang melakukan kegiatan pernikahan dan jamuan,"ujar Novian.
Untuk perminggu penghasilan Rp.2.000.000,- . Tetapi di saat pandemi kemaren sangat turun atau sekitar Rp. 1.000.000,- perminggu.
Dan ragam-ragam kerupuk di jual yaitu kerupuk jalin, kerupuk kemplang, kerupuk pilus, kacang, dan keripik-keripik lainya. "Tetapi yang lebih banyak peminatnya konsumen yakni kerupuk kemplang", ujar Novian.
Kerupuk yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Biasanya kerupuk kemplang disantap sebagai pendamping menikmati pempek. Terkadang kerupuk ini juga dinikmati dengan dicocol ke sambal terasi khas Bangka.
"Lapak kerupuk miliknya buka jam 06.00 pagi sampai jam 24.00 malam. Yang bergantian sama karyawanya", ujar Bagus.
"Disela-sela lain kerupuk akan mengalami apek atau lempam. Di tambah jika sering terkena panas itu semakin cepat apeknya," ujar Novian. (Pitro)