Rutan Manna Bahas Usulan Integrasi 18 WBP dan Penunjukan 12 Tamping Lewat Sidang TPP

rutan

Manna – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan dalam rangka pembahasan usulan program integrasi dan penunjukan Warga Binaan Pemasyarakatan sebagai Tamping. 

Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB bertempat di Graha Serba Guna Rutan Kelas IIB Manna.

Sidang TPP dipimpin oleh Kasubsi Pengelolaan, Hastomo Arbi, S.E yang mewakili Kepala Rutan Kelas IIB Manna. Kegiatan ini diikuti oleh Plh Kasubsi Yantah Yoki Ismanto, S.H, Staf Peltah Ida Royani dan Wahyu Tusan Irawanda, Perwakilan Bapas Bengkulu Gunturman, PK Kantor Wilayah Ditjenpas Bengkulu, serta dihadiri oleh WBP dan keluarganya.

Dalam sidang tersebut dibahas usulan sebanyak 18 orang WBP yang diusulkan untuk mendapatkan program integrasi berupa Cuti Bersyarat dan Pembebasan Bersyarat. Selain itu juga dibahas usulan sebanyak 12 orang WBP untuk ditunjuk sebagai Tamping.

Menariknya, terdapat 1 orang WBP dengan inisial R.S yang mendapatkan 2 usulan sekaligus, yaitu usulan sebagai Tamping dan usulan Cuti Bersyarat.

Kasubsi Pengelolaan, Hastomo Arbi, S.E dalam keterangannya menyampaikan bahwa sidang TPP ini dilaksanakan secara transparan dan sesuai ketentuan. 
"Kami melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap administrasi, program pembinaan, dan perilaku WBP. Tujuannya agar WBP yang diusulkan benar-benar layak mendapatkan hak integrasi dan penunjukan sebagai Tamping," ujarnya.

Plh Kasubsi Yantah, Yoki Ismanto, S.H juga menambahkan terkait proses pembinaan yang telah dijalani WBP. 
"Selama berada di Rutan, WBP terus kami bina. Sidang ini adalah salah satu bentuk penghargaan bagi mereka yang menunjukkan perubahan perilaku positif," katanya.

Sementara itu Perwakilan Bapas Bengkulu, Gunturman menyampaikan dukungan terhadap hasil sidang. 
"Kami dari Bapas Bengkulu mendukung penuh usulan integrasi ini. Harapannya setelah kembali ke masyarakat, WBP dapat diterima dan berperan aktif dalam kegiatan positif," ungkapnya.

Dengan dilaksanakannya sidang TPP ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh WBP untuk terus mengikuti program pembinaan dengan baik. Rutan Kelas IIB Manna berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pembinaan yang humanis, sehingga WBP dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.