Oleh : Ardiansyah, SE (ASN BPS Kabupaten Seluma)
Bengkulutoday.com - Salah satu subtansial pembangunan adalah tentang kedaulatan pangan, pagan merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi kelangsungan hidup manusia, tak terbayangkan jika kita dihadapkan dengan situasi kedaruratan pangan, tentunya akan menjadi ironis jika bangsa kita yang dikenal dengan julukan negara agraris besar menghadapi masalah ini, banyak contoh di negara lain betapa memprihatinkan melihat kondisi yang dihadapi, mulai dari ketersediaan pangan yang terbatas dan memicu kenaikan harga, tentunya permasalahan akan menjadi lebih kompleks bak sebuah efek domino. Kondisi kedaruratan pangan tentunya sangat tidak diharapkan terjadi negara kita, begitu intensnya pemerintah untuk terus berusaha menjaga kondisi kedaulatan pangan melalui program-program pemerintah yang telah digelontorkan kemasyarakat dalam kerangka penguatan sistem pangan nasional.
Bagaimana dengan Provinsi Bengkulu, apakah kondisi ketersediaan pangan khususnya beras masih dalam kondisi stabil ? Beberapa waktu yang lalu tepatnya 1 November 2022 Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu telah merilis angka sementara mengenai luas panen dan produksi padi di Provinsi Bengkulu tahun 2022, dalam rilisnya disebutkan bahwa produksi beras untuk konsumsi penduduk di Provinsi Bengkulu tahun 2022 diperkirakan sebesar 167.120 ton dengan perkiraan luas panen padi sebesar 58.644 hektar, pertanyaan sekarang amankah angka tersebut untuk bisa dikatakan kondisi ketersediaan pangan khususnya beras di Provinsi Bengkulu dalam kondisi baik-baik saja ? Jika dibandingkan dengan angka produksi beras di tahun 2021, produksi beras di Provinsi Bengkulu pada tahun 2022 memang mengalami peningkatan sebanyak 10.966 ton atau 7,02 persen dari tahun 2021, semoga angka ini menjadi pertanda baik dan menjadi hal yang patut di syukuri karena sampai hari kita masih merasakan ketersedian pasokan beras yang cukup dan tersedia di Bumi Raflesia ini.
Disatu sisi kita dihadapkan dengan isu tentang darurat pangan yang semangkin meningkat, isu yang patut menjadi perhatian khususnya bagi pemangku jabatan di Provinsi Bengkulu, hal ini ditenggari dengan beberapa kondisi seperti : pertama semangkin melonjaknya harga pupuk yang harus ditebus petani, sebagaimana diketahui pupuk merupakan salah satu kebutuhan bagi petani untuk memaksimalkan hasil produksi pertanian, kedua Lahan pertanian yang mungkin mengalami pengurangan akibat adanya alih fungsi lahan karena suatu kebutuhan masyarakat, ketiga kurangnya minat sumber daya manusia untuk berkecimpung disektor pertanian, keempat kenaikan harga beras yang selalu menjadi momok bagi pemenuhan kebutuhan pangan, dan kelima kenaikan harga bahan bakar minyak yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir yang bisa membuat kenaikan harga beberapa komoditas. Kondisi-kondisi ini jika tidak diatasi segera bukan tidak mungkin isu tentang kedaruratan pangan dapat menerpa di Provinsi Bengkulu.
Pemangku jabatan hendaknya bisa cepat merespon kondisi-kondisi yang dapat menimbulkan kondisi kedaruratan pangan seperti memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga bagi kelangsungan hidup masyarakat, memastikan pendistribusian pangan dapat berjalan lancar dan merata hingga ke seluruh pelosok desa yang ada, serta memastikan harga yang stabil dan terjangkau oleh masyarakat dalam pemenuhan pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu pemangku jabatan mampu meningkatkan kemampuan produksi pangan melalui penyediaan sarana produksi pertanian seperti penyediaan alat pertanian, ketersediaan benih, pupuk dan pestisida yang harganya terjangkau bagi petani, serta akses jalan usaha tani yang kondisinya juga harus menjadi perhatian agar akses petani menuju lahan pertanian dapat berjalan dengan lancar. Apabila ikhtiar ini dapat berjalan dan terus terjaga tentunya masyarakat dapat terhindar dari isu tentang kedaruratan pangan.
Ketersediaan pangan yang beraneka ragam, aman, bermutu dan bergizi tentunya menjadi satu hal yang diharapkan bagi seluruh penduduk demi terwujudnya masyakat yang damai, tentram, dan sejahtera sehingga Bengkulu Maju, Bengkulu Tangguh, Bengkulu Tumbuh dapat benar-benar terwujud.