Balon Walikota Bengkulu Jangan 'impor'

Riki Susanto
Riki Susanto

Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com - Figur-figur bakal calon Walikota Bengkulu sudah mulai bermunculan memperkenalkan diri kepada masyarakat dengan berbagai metode pendekatan politiknya. Mulai dari kalangan politisi, pengusaha hingga birokrat. Meski pemilihan walikota dan wakil walikota masih berlangsung tahun 2018 mendatang, beberapa nama yang digadang bakal maju sudah mulai mengekspos diri untuk mendapat predikat dari masyarakat kota. 

Direktur Lembaga Kajian Kebijakan Publik (LKKP) Riki Susanto menanggapi antusiasme bakal calon untuk meraih simpati publik merupakan respon politik yang wajar. Hal tersebut merupakan respon balik atas kepemimpinan walikota Bengkulu Helmi Hasan. 

"Ada kecenderungan ketidakpuasan, sehingga beberapa tokoh mulai menjajaki untuk ikut berkompetisi," ujar Riki. Namun demikian, sebagian nama yang muncul ke publik diprediksi sebagian hanya memancing reaksi dan menaikkan 'bargaining position'. "Tidak semua figur yang muncul akan serius mengikuti tahapan pilwakot, "katanya.

Iapun mengingatkan masyarakat Kota Bengkulu untuk lebih mengedepankan rasionalitas dalam memberikan apresiasi terhadap figur-figur yang mulai membangun popularitas dan pencitraan.

"Sebaiknya masyarakat kota memprioritaskan figur-figur yang memang memahami Kota Bengkulu, saat ini cukup banyak figur lokal yang layak memimpin kota, itu lebih prioritas daripada figur yang terkesan diimpor," kata Riki.

Alasan Riki, secara regulasi, undang-undang mengatur agar kepala daerah adalah orang yang memang mengenal daerah yang akan dipimpinnya. "Itu akan terjadi jika figurnya benar-benar berdomisili dan hidup ditengah-tengah masyarakat kota, namun demikian bukan berarti figur baru dari luar tidak layak memimpin, semua penilaian ada pada masyarakat kota," pungkasnya. 

(Ar)

NID Old
2187