Bengkulutoday.com - Terkait tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Seluma. Berdasarkan data Dinas DP3AP2KB, sepanjang tahun 2019, terungkap kasus asusila mencapai 22 kasus.
Menanggapi hal ini, DPRD Seluma meminta Pemkab Seluma untuk memaksimalkan penanganan dan pencegahan kasus-kasus kekerasan seksual pada anak di bawah umur. Seperti, memprogramkan pendidikan tentang adil gender, bahaya dan penanggulangan kekerasan terhadap anak di bawah umur.
“Dalam menyusun anggaran, Pemkab harus lebih banyak menganggarkan yang langsung bersentuhan kepada masyarakat,” kata Wakil Ketua II Okti Fitriani, Rabu (7/8/2019).
Disampaikannya, Pemkab harus menggarakan biaya penanganan dan pendampingan kasus kekerasan asusila, maupun KDRT. Dengan itu Pemkab juga harus menggandeng Lembaga Sawadaya Masyarakat (LSM) yang memang paham terhadap pencegahan dan penanganan sehingga hasilnya bisa menjadi maksimal.
“Nanti, dinas terkait hanya sebagai pelaksana anggaran untuk pelaksanaan kegiatan serahkan kepada pihak ke tiga, kecuali persiapan penanganan di selter dan lain-lain,” ujar Okti.
Jelas Okti, selain itu, pendidikan masyarakat serta sosialisasi memang perlu dilakukan sejak saat ini. Seperti pendidikan bagaimana hak-hak perempuan dan anak, serta pendidikan terkait pencegahan kekerasan. Misalnya, memberikan wawasan terkait pengawasan terhadap anak-anak mereka, agar tidak terlalu percaya untuk menitipkan atau bermain baik dengan tetangga ataupun keluarga.
“Kasus-kasus yang sudah terjadi ini, banyaknya bukan dari orang lain, melainkan orang-orang terdekat. Dengan itu masyarakat harus sadar dan dapat tetap jaga jarak dan selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya,” beber Okti.
Ditambahkannya, DPRD Seluma mendukung, Pemkab akan menggarkan pencegahan dan penanganan kasus asusila. Menurutnya, pembangunan tidak hanya di insfrastruktur tapi juga pembangunan moral dan keamanan di masyarakat.
“Kita minta dinas terkait ajukan anggaran untuk itu, lebih banyakkan program buat masyarakat. Kita bersyukur dan apresiasi saat ini Sekda sudah minta untuk dianggarkan,” imbuh Sekda.(Adv/Nv)