Bengkulutoday.com - Harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, kini mulai turun setelah sempat melonjak tinggi pada pekan lalu. Meski harga komoditas bumbu dapur tersebut sudah berangsur normal, para pedagang lokal mengaku bahwa pendapatan harian mereka hingga saat ini masih belum stabil.
Kondisi penjualan harian yang tidak menentu ini diceritakan langsung oleh Rumapea, salah seorang pedagang yang sudah setia menggelar lapaknya di pasar tersebut sejak tahun 2018. Setiap hari mulai pukul 07.00 WIB, ia mengandalkan pasokan bawang karungan yang didatangkan langsung dari Jawa dan Padang untuk memenuhi kebutuhan pembeli.
Saat ditemui di lapaknya pada Jumat (10/7/2026), Rumapea merinci harga jual komoditas tersebut yang kini sudah jauh lebih murah. Saat ini, bawang merah ia jual seharga Rp45.000 per kilogram dan bawang putih Rp48.000 per kilogram, turun drastis dibanding minggu lalu yang sempat menembus Rp60.000 untuk bawang merah dan Rp70.000 untuk bawang putih.
Meski harga modal dan harga jual sudah melandai, Rumapea mengaku hal itu tidak serta-merta membuat omzetnya langsung melonjak. "Walau harga sudah turun, pemasukan kami di pasar tetap tidak tentu. Kadang pasar ramai pembeli, tapi kadang juga sepi sekali, keluh Rumapea mengenai fluktuasi pendapatan harian yang ia rasakan.
Di sisi lain, penurunan harga ini menjadi berkah tersendiri bagi para ibu rumah tangga yang berbelanja, salah satunya adalah Rina. "Minggu lalu memang harganya mahal sekali, sekarang sudah mulai turun jadi agak meringankan. Bawang ini kan kebutuhan pokok untuk memasak, jadi mau tidak mau ya tetap harus dibeli," kata Rina pembeli bawang.
Rina pun menaruh harapan besar agar harga bumbu dapur ini tidak kembali melonjak dalam waktu dekat agar belanja kebutuhan dapur tidak terlalu berat. Stabilitas harga normal seperti sekarang sangat diharapkan seluruh pedagang dan pengunjung di Pasar Panorama untuk menjaga daya beli masyarakat dan memberikan kepastian penghasilan bagi pedagang.
Haikal Ababil