Kepahiang, Bengkulutoday.com - Ditengah gejolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sepekan terakhir yang mendera masyarakat, rupanya ada saja ulah oknum yang ingin memanfaatkan keadaan. Dugaannya adalah penimbunan BBM bersubsidi jenis pertalite, Tim Elang Juvi Satreskrim Polres Kepahiang mengamankan 3 orang terduga yang melakukan penimbunan BBM bersubsidi, yakni US, SE dan MS ketiganya adalah warga Pasar Kepahiang.
Dari timbunan BBM subsidi yang dilakukan ketiganya, polisi mengamankan sedikitnya 610 liter, demikian disampaikan Kapolres Kepahiang AKBP Yana Supriatna,S.IK M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Doni Juniansyah.
"Dugaan penimbunan BBM subsidi jenis pertalite ini dilakukan pelaku dengan cara membelinya di SPBU menggunakan motor dan mobil. Kemudian minyak tersebut disedot dan dimasukkan ke dalam jerigen, setelah itu melakukan antrian minyak lagi di Pom bensin," jelas Kasat.
Membeli berulang-ulang bahan bakar minyak subsidi jenis pertalite dugaan yang dilakukan pelaku untuk dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan.
"Ketiga pelaku bersama dengan barang bukti 610liter pertalite kini diamankan di Polres Kepahiang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," jelas Kasat.
My