Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com – Kinerja Bank Bengkulu dalam kurun waktu 2014-2015 memperlihatkan tren sangat baik dan sangat memuaskan. Capaian ini sejalan dengan slogan Bank Bengkulu yaitu Tangguh dan Tumbuh di tengah kompetisi perbankan Provinsi Bengkulu yang semakin ketat.
Posisi total aset misalnya, mengalami kenaikan hingga 18,12 persen. Pada posisi Desember 2014, total aset Bank Bengkulu mencapai Rp 3,921 triliun. Pada Desember 2015, total asset Bank Bengkulu meningkat menjadi Rp 4, 632 Triliun.
"Posisi year on year aset kita naik yang jika dinominalkan mencapai Rp 710 Miliar,” ungkap Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu Drs. Wimran Ismaun pada acara ekspose Kinerja Bank Bengkulu tahun 2015 di Ruang pertemuan Bank Bengkulu, Kamis (07/01/2016).
Hadir saat ekspos tersebut Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antony, SH, MH, General Manager RBTV Dedy Wahyudi, SE, MM, Deputi GM Rakyat Bengkulu Pihan Pino, S.Ikm, GM Radar Bengkulu Syah Bandar, S.Pd, GM BETV Firdaus, SP, MM, Deputi GM BE, Suherdie Marabile.
Lebih jauh Wimran memaparkan dari segi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan cukup besar yakni meningkat 19,13 persen. Pada posisi Desember 2014 total capaian DPK menembus angka Rp 3,025 triliun. Rinciannya untuk Giro mencapai Rp 889, 9 miliar, Tabungan mencapai Rp 625,5 Miliar dan Deposito mencapai Rp 1,510 triliun. Angka ini naik pada posisi Desember 2015 yang totalnya mencapai Rp 3,604 Triliun dengan rincian untuk Giro mencapai Rp 827, 6 Miliar, Tabungan Rp 759,6 Miliar, dan Deposito 2,017 Triliun.
"Memang untuk capaian dari Giro kita sedikit mengalami penurunan karena ini memang investasi yang angsurannya memang mengalami penurunan," paparnya.
Pada sektor penyaluran kredit juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan naik 26,50 persen. Angka ini lebih tinggi dari penyaluran kredit secara nasional.
"Pada Desember 2014 total kredit berhasil tersalur mencapai Rp 2,604 triliun, sedangkan pada Desember 2015 total kredit yang dapat kita salurkan mencapai Rp 3, 294 Triliun dan angka ini year on year hingga tercatat nominal mencapai Rp 689,9 miliar," jelasnya.
Khusus laba sebelum dipotong pajak Pada Desember 2014 Bank Bengkulu berhasil membukukan laba mencapai Rp 148 miliar dan pada Desember 2015 laba tercatat sebelum dipotong pajak mencapai Rp 162 miliar.
"Untuk laba tahun berjalan pada Desember 2014 mencapai Rp 109 Miliar dan pada desember 2015 naik sebesar 21,44 persen atau naik nominalnya mencapai Rp 23 Miliar," tandasnya.
Kinerja baik yang dicapai Bank Bengkulu tersebut juga menghasilkan dividen yang cukup lumayan. Dividen (keuntungan ) yang berhasil dibagi kepada para pemegang saham yakni Pemda Provinsi dan Kabupaten– Kota se Provinsi Bengkulu.
“Terhitung dari tahun 2006 sampai dengan 2015 ini saja kita sudah berhasil menyerahkan dividen kepada para pemegang saham dengan total mencapai Rp 260 milliar,” ujar Wimran.
Rinciannya pada tahun 2006 Bank Bengkulu berhasil menyalurkan dividen mencapai Rp 15,6 Miliar, angka naik pada tahun 2007 yang berhasil dibagi mencapai Rp 16,1 miliar, Lagi-lagi peningkatan Dividen juga meningkat mengingat pada tahun 2008 dividen yang dibagi mencapai 28, 55 miliar, berikutnya tahun 2009 mencapi Rp 25, 31 Miliar, tahun 2010 mencapai Rp 29,57 miliar, tahun 2011 mencapai Rp 18,62 Miliar, tahun 2012 mencapai 31,41 miliar, tahun 2013 mencapai Rp 46,46 Miliar, dan pada tahun 2014 lalu mencapai Rp 49,15 Miliar. (Adv/JK)