Bengkulu Selatan, Bengkulutoday.com - Jembatan gantung yang menghubungkan akses transportasi Warga Desa Sebilo dan Desa Kota Bumi dengan Desa Ganjuh Kecamatan Pino, Bengkulu Selatan mengalami rusak parah. Jembatan gantung tersebut memiliki panjang 42 meter dan lebar 2,5 meter. Adapun kerusakan jembatan terdapat pada papan lantai dan sebagian besi penyangga sudah ada yang terlepas dan berkarat.
Warga Desa Kota Bumi dan Desa Sebilo yang sangat mengharapkan adanya perbaikan jembatan tersebut. Karena jembatan tersebut akses masyarakat ke kebun dan sawah serta penghubung ke Desa Ganjuh. Jembatan gantung yang bernama Jembatan Gantung Air Sebilo itu sudah layak untuk dilakukan perbaikan.
“Ratusan hektare sawah dan perkebunan yang terdapat diseberang jembatan tersebut dan merupakan salah satu akses untuk menuju Desa Ganjuh. Bukan hanya masyarakat sebilo, Desa Kota Bumi saja melewati jembatan tersebut melainkan masyarakat Desa Ulak Lebar, Batu Bandung, Masat,’’ujar Kades Sebilo, Robinson Manalu.
Dijelaskan kades, sudah tiga tahun terakhir lantai jembatan belum di rehab lagi. Sementara usulan sudah diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU). Hanya saja belum ada perbaikan, namun apa hendak dikata masyarakat terpaksa menanggulangi dengan memasang papan dari batang kelapa yang bersifat sementara. Akibat jembatan rusak tersebut, keselamatan warga yang melintas juga terancam. (Fong)