Kota Bengkulu, Bengkulutoday.com – Badan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu menemukan jarum vaksin yang diduga palsu. Jarum tersebut ditemukan di sarana distribusi Kabupaten Seluma pada Selasa (28/07/2016) pukul 7.30 WIB.
“Kami menemukannya di sarana distribusi Kabupaten Seluma, dan pihak kami menemukan serum anti tetanus tersebut diduga palsu,” ungkap Kepala BPOM Provinsi Bengkulu Arnold Sianipar.
Lebih lanjut ia menjelaskan, jarum vaksin tersebut pada dasarnya digunakan untuk obat jika terkena tetanus. Akan tetapi jika benar itu palsu bisa mebahayakan manusia.
“Anti tetanus tersebut adalah Biosat dan ada keterangan di kotaknya jarum ini juga diproduksi perusahaan Biofarma,” paparnya.
Koronologis penemuan obat tersebut berawal, ketika pihaknya mencocokkan data primer dan sekunder obat tersebut. Karena belum ada kecocokan, BPOM pun menduga obat tersebut palsu, sementara obat serum biosat 1,5 IU ini dipasarkan dengan harga Rp.120 ribu hingga Rp 140 ribu per kotak, dalam setiap kotak berisi 10 ampul. Selain itu, penggunaan obat ini juga harus dengan resep dokter. (Jk)