Lapas Bengkulu Ikuti Ulang Janji dan Renungan Hari Pramuka ke-65, Teguhkan Semangat Pengabdian

lapas

Bengkulu – Menjelang peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu turut ambil bagian dalam Upacara Ulang Janji dan Renungan Pramuka yang digelar di Pendopo Balai Kota Merah Putih, Kamis (13/08/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu diwakili oleh Kepala Sub Seksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsipeltatib), Andri Trisno, yang juga merupakan Pembina Gugus Depan (Gudep) Lapas Bengkulu. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan Lapas Bengkulu terhadap pembinaan karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai kepramukaan di lingkungan pemasyarakatan.

Upacara dipimpin oleh Asisten II Pemerintah Kota Bengkulu sekaligus Ketua Harian Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bengkulu, Sehmi, yang mewakili Wali Kota Bengkulu selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi.

Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu, di antaranya Dandim 07/04, Kapolresta, Danlanal, Ketua DPRD, Kepala BNNK, Kepala BPOM, Kepala BPP, Kepala BKK, para Andalan dan Pelatih Kwarcab, Kwaran, Kamabigus, serta para Pembina Gudep se-Kota Bengkulu.

Upacara Ulang Janji merupakan salah satu rangkaian penting dalam peringatan Hari Pramuka yang dilaksanakan pada malam menjelang 14 Agustus. Dalam suasana khidmat, para peserta kembali mengucapkan Tri Satya sebagai bentuk peneguhan komitmen terhadap nilai-nilai kepramukaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain pengucapan kembali janji Pramuka, kegiatan juga diisi dengan renungan sebagai momentum untuk melakukan refleksi terhadap berbagai usaha, karya, dan pengabdian yang telah dilakukan selama menjadi bagian dari Gerakan Pramuka.

Bagi anggota Pramuka, Ulang Janji bukan sekadar seremoni, melainkan kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan pengabdian sekaligus memperbarui tekad dalam mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran Lapas Bengkulu dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat pembinaan kepribadian melalui Gerakan Pramuka. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, dan pengabdian yang terkandung dalam kepramukaan sejalan dengan upaya pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang memiliki karakter positif dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Momentum Hari Pramuka ke-65 ini pun menjadi pengingat bahwa semangat pengabdian tidak mengenal batas tempat dan profesi. Dengan meneguhkan kembali janji, setiap anggota Pramuka diajak untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.