Bengkulu, Bengkulutoday.com – Pemerintah Kota Bengkulu melakukan penataan kawasan wisata Taman Berkas guna meningkatkan estetika kawasan dan kenyamanan pengunjung.
Penataan meliputi pembangunan ikon wisata baru serta penertiban pedagang agar fungsi taman kembali sesuai peraturan daerah. Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, menyebut Taman Berkas diproyeksikan menjadi destinasi wisata unggulan di bawah arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Di kawasan tersebut akan dibangun Patung Ikan Kerapu sebagai ikon baru daerah.
"Patung Ikan Kerapu ini akan menjadi ikon daerah, seperti halnya Patung Merlion yang ada di Singapura. Satu lagi patung tugu Camkoha, ini sebagai pelengkap daya tarik visual," ujar Sahat.
Ia menambahkan, keberadaan ikon tersebut diharapkan menarik wisatawan untuk berswafoto sekaligus memperkuat fungsi Taman Berkas sebagai ruang publik yang nyaman. Meski dilakukan penertiban, pemerintah menegaskan tidak mematikan ekonomi masyarakat.
"Kami melihat ada satu orang yang memakai lahan sangat luas, ini yang harus ditata agar semua punya hak yang sama. Ke depannya, akan disediakan tempat usaha kuliner yang bentuknya tertata dan tidak memakan banyak tempat, namun tetap mampu melayani kebutuhan wisatawan akan makanan dan minuman," jelas Sahat.
Sementara itu, Plt Kadispar Kota Bengkulu Nina Nurdin menegaskan bahwa kawasan taman dan jalur hijau merupakan zona bebas pedagang sesuai Perda Nomor 3.
"Saat ini Satpol PP sedang melaksanakan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di dalam Taman Berkas. Kami ingatkan kembali bahwa pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan denda maksimal sebesar Rp5 juta," tegas Nina.
Ia menambahkan, penertiban telah melalui proses sosialisasi dan pemberian surat peringatan lebih dari dua kali. Dinas Pariwisata tetap berkomitmen menyediakan lokasi khusus bagi pedagang agar kawasan Pantai Berkas lebih tertata dan menarik.
Melalui penataan infrastruktur dan penegakan aturan, wajah baru Taman Berkas diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata Kota Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional.