Bengkulutoday.com - Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti meminta Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu membentuk “Krisis Center” guna menanggapi keluhan tentang pelayanan kesehatan yang sering beredar di Media Sosial. Keluhan tersebut kemudian disebar ke Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan kabupaten dan kota untuk segera ditindak lanjuti. “Intinya kita ingin masyarakat sehat,” kata RM saat mengunjungi Kantor Dinas Kesehatan provinsi, Jumat (21/20/2016).
Fokus tahun 2017 adalah pengentasan kemiskinan dan ketertinggalan, sarana prasarana pelayanan kesehatan harus tersebar merata. Tenaga kesehatan seperti dokter dan bidan tidak menumpuk hanya di Kota Bengkulu.
Menurut gubernur Ridwan Mukti, saat ini ada 9 kecamatan di Provinsi Bengkulu belum mempunyai Puskesmas. Gubernur menambahkan, saat ini baru sekitar 600 Puskesdes dari 1800 desa di Provinsi Bengkulu. (Fred/MC)