Bengkulutoday.com – Lahan jagung seluas lima hektare di Desa Limbur Lama, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, menjadi titik awal pesan besar tentang peran baru kepolisian. Di tengah hamparan tanaman yang menguning, Polda Bengkulu menunjukkan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan bukan sekadar slogan.
Senin (16/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.IK., M.H., memimpin langsung panen raya jagung. Ia turun ke lahan, memetik hasil panen, sekaligus menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung program penguatan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI.
Panen raya tersebut turut dihadiri Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Pernanda, jajaran pejabat utama Polda dan Polres, Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip., unsur DPRD, hingga masyarakat setempat. Kehadiran lintas unsur ini memperlihatkan kolaborasi nyata antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan warga.
Sebelum panen simbolis dilakukan, Kapolda menyerahkan bantuan sosial berupa beras dan racun rumput kepada masyarakat. Bantuan ini menjadi bagian dari dukungan konkret terhadap petani, agar keberlanjutan produksi tetap terjaga, bukan berhenti pada seremoni panen semata.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Mardiyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat sekaligus mematok target lebih tinggi.
“Dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, Kades, Perangkat Desa Limbur Lama, Pemkab Kepahiang sehingga Program Ketahanan Pangan sadesahe telah berhasil dijalankan dan kita berharap dimana program yang selama ini hanya satu desa satu hektar dapat ditingkat menjadi satu desa tiga hektar,” ujarnya.
Target tersebut menjadi penegasan bahwa program ini akan diperluas. Jika skema satu desa tiga hektare dapat direalisasikan, peningkatan produksi jagung di tingkat daerah diproyeksikan meningkat signifikan dan berdampak pada stabilitas pasokan.
Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung langkah tersebut. Menurutnya, sinergi antara Pemkab dan kepolisian menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan di wilayahnya.
“Pemkab Kepahiang sangat mendukung telah berjalannya program ketahanan pangan (tanam jagung) dimana pada hari ini bapak Kapolda melaksanakan panen jagung. Pemkab Kepahiang mengapresiasi dan mendukung serta bersinergi apa yang akan dan telah dilaksanakan Polda Bengkulu untuk mensukseskan program ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Kepahiang,” ujar Bupati.
Sepanjang kegiatan, panen raya berlangsung aman dan kondusif. Namun lebih dari itu, kegiatan ini memperlihatkan transformasi peran aparat keamanan yang kini ikut menjadi penggerak sektor produktif.
Dari lahan lima hektare di Kepahiang, pesan yang disampaikan jelas: ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Tantangan berikutnya adalah memastikan target tiga hektare per desa bukan sekadar wacana, melainkan terealisasi dalam musim tanam berikutnya.