Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus memperkuat program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ilmu Bunda pada Rabu (5/8). Kerja sama ini bertujuan mengoptimalkan penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan, literasi, dan keterampilan bersertifikat bagi warga binaan.
Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, dengan Ketua PKBM Ilmu Bunda, Julio Purnomo, SKM. Kerja sama tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung pemenuhan hak warga binaan untuk memperoleh pendidikan selama menjalani masa pembinaan.
Melalui kerja sama ini, Rutan Bengkulu dan PKBM Ilmu Bunda akan menyelenggarakan berbagai program pendidikan nonformal yang meliputi Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, program literasi, serta program keterampilan bersertifikat. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan sehingga memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pembinaan pemasyarakatan.
"Kami berkomitmen memberikan kesempatan kepada seluruh warga binaan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Melalui kerja sama dengan PKBM Ilmu Bunda ini, kami berharap warga binaan memperoleh bekal pendidikan dan keterampilan yang bermanfaat sebagai modal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana," ujar Tomy.
Sementara itu, Ketua PKBM Ilmu Bunda, Julio Purnomo, SKM, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan, sehingga pihaknya siap mendukung pelaksanaan program pendidikan secara berkelanjutan di Rutan Bengkulu.
Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antara Rutan Bengkulu dan PKBM Ilmu Bunda dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan nonformal, literasi, dan pelatihan keterampilan bagi warga binaan. Dengan adanya program tersebut, diharapkan warga binaan memiliki kompetensi yang lebih baik, meningkatkan rasa percaya diri, serta lebih siap untuk berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah bebas.
Melalui kolaborasi ini, Rutan Kelas IIB Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berkualitas, humanis, dan berkelanjutan guna mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan, yaitu membentuk warga binaan yang mandiri, produktif, dan bertanggung jawab.