Polisi Bongkar Makam Gita Fitri, Jantung dan Isi Lambung Diuji Demi Pastikan Penyebab Kematian

Ilustrasi Gambar Eksumasi Almarhumah Gita

KEPAHIANG, Bengkulutoday.com – Upaya pengungkapan penyebab kematian Gita Fitri (25) memasuki tahapan krusial. Setelah sebelumnya menetapkan tersangka dalam perkara dugaan kematian akibat sengatan listrik, penyidik kembali mengambil langkah lanjutan dengan melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam korban, Selasa (3/3/2026).

Proses ekshumasi dilakukan oleh Satreskrim Polres setempat bersama Tim Dokter Kepolisian (Dokpol) Polda Bengkulu sebagai bagian dari pendalaman secara ilmiah dan komprehensif. Langkah ini diambil guna memastikan secara pasti penyebab kematian korban berdasarkan hasil forensik, bukan sekadar dugaan awal.

Dokter forensik dari Polda Bengkulu, dr. Marlis Tarmizi, Sp.FM, menyampaikan bahwa meski kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut, tim tetap dapat mengamankan sejumlah sampel organ vital untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium.

“Ada sampel yang kita ambil untuk pemeriksaan lanjutan, yakni organ jantung serta cairan sisa makanan dari dalam lambung. Sampel ini akan diuji secara laboratoris untuk mendalami penyebab kematian,” jelasnya kepada awak media.

Seluruh rangkaian ekshumasi hingga otopsi berlangsung kurang lebih enam jam. Setelah proses selesai, jenazah kembali dimakamkan di liang lahat yang sama dengan disaksikan keluarga serta aparat yang bertugas.

Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Bintang Yudha Gama, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa pembongkaran makam dilakukan sebagai bentuk komitmen penyidik dalam menjawab keraguan publik sekaligus menindaklanjuti permintaan keluarga korban.

“Ekshumasi ini kami lakukan untuk memastikan kebenaran ilmiah. Walaupun sebelumnya sudah ada tersangka, kami ingin seluruh proses terang dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegasnya.

Saat ini, penyidik masih menunggu hasil uji laboratorium forensik terhadap sampel organ yang telah dikirim. Hasil tersebut akan menjadi dasar penting dalam memperjelas apakah kematian Gita Fitri murni akibat sengatan listrik atau terdapat faktor lain yang turut berperan.

Kasus ini masih terus bergulir. Publik pun menantikan hasil pemeriksaan ilmiah yang diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.