Salurkan Modal Usaha Rp5 Juta, PPSE Targetkan KPM Bengkulu Graduasi dari Bansos

PPSE Targetkan KPM Bengkulu Graduasi dari Bansos

Bengkulutoday.com - Pemerintah terus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penguatan sektor ekonomi produktif di tingkat keluarga. Dalam realisasi program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PPSE) yang telah memasuki tahap ke-6, sebanyak 72 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu resmi mendapatkan intervensi bantuan modal usaha.

Ketua Pimpinan Penyaluran PPSE, Asih Nurwahyuni, menegaskan bahwa sasaran program ini berfokus pada masyarakat rentan yang berada pada klaster identitas desil 1 hingga 4. Kriteria penerima mencakup para keluarga prasejahtera yang selama ini menjadi bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta para orang tua siswa dari kalangan tidak mampu.

Proses pendistribusian dana stimulus ini dilakukan secara transparan melalui sistem perbankan pelat merah, di mana sebanyak 30 penerima manfaat (KTM) tercatat melakukan pencairan langsung melalui Bank Mandiri. Langkah digitalisasi penyaluran ini diambil untuk memastikan seluruh dana tersalurkan secara utuh, aman, tanpa potongan, dan langsung masuk ke rekening masing-masing target sasaran.

Setiap KPM menerima alokasi stimulus finansial sebesar Rp5.000.000 yang wajib dibelanjakan seutuhnya untuk pos pengadaan barang modal atau pemenuhan kebutuhan operasional usaha. Pihak penyelenggara memberikan fleksibilitas jenis komoditas belanja, di mana rincian barang yang dibeli dibebaskan dan disesuaikan dengan jenis serta klaster bidang usaha rill yang sedang ditekuni oleh warga.

Pemberian modal ini diharapkan menjadi pemantik bagi para penerima manfaat agar lebih tangguh, produktif, dan memiliki etos kerja tinggi dalam mengembangkan lini bisnisnya. Dengan struktur pendapatan yang lebih kokoh, keluarga rentan diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan antar-generasi serta sanggup membiayai pendidikan anak-anak mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

Pada jangka panjang, kesuksesan program PPSE ini ditargetkan mampu mengantarkan para warga binaan menuju fase 'graduasi' mandiri. Pemerintah optimistis eskalasi kapasitas usaha ini akan membuat perekonomian keluarga tumbuh stabil, sehingga KPM secara sukarela keluar dari status kepesertaan bantuan sosial karena telah mencapai kemandirian ekonomi.

Haikal Ababil