Bengkulutoday.com – Sebanyak 72 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Provinsi Bengkulu menerima bantuan modal usaha melalui Program Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi (PPSE) tahap VI. Bantuan tersebut disalurkan sebagai upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif.
Penyaluran bantuan yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) itu menyasar KPM yang berasal dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kaur, dan Kota Bengkulu. Proses penyaluran dilakukan melalui Bank Mandiri.
Setiap penerima memperoleh bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk membeli peralatan, bahan baku, maupun kebutuhan lain sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan masing-masing penerima.
Salah seorang penerima manfaat, Emilia, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berencana menggunakan modal tersebut untuk mengembangkan usaha peternakan ayam petelur yang telah dijalankannya.
"Saya sangat terbantu dengan adanya bantuan PPSE ini karena bisa membantu perekonomian keluarga. Bantuan ini akan saya gunakan untuk mengembangkan usaha peternakan ayam petelur. Semoga program ini semakin sukses dan bisa membantu lebih banyak keluarga," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana PPSE, Asih Nurwahyuni, berharap bantuan modal usaha tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha sehingga mampu meningkatkan taraf hidup para penerima manfaat.
Menurutnya, program PPSE tidak hanya bertujuan memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi keluarga melalui usaha yang berkelanjutan.
"Kami berharap bantuan modal usaha PPSE ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Semoga para penerima manfaat semakin semangat meningkatkan usahanya sehingga taraf ekonomi keluarga menjadi lebih baik, anak-anak dapat mengenyam pendidikan yang lebih tinggi, dan ke depan mereka bisa mandiri," katanya.
Melalui program ini, PPSE menargetkan peningkatan kesejahteraan keluarga rentan, mendorong tumbuhnya usaha produktif, menciptakan kemandirian ekonomi, serta mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga penerima manfaat.
Penulis: Radia Dewi Kartika.