Terlibat Tawuran Motor Dibakar, Tiga Pelajar Diamankan Polsek Ratu Samban

Terlibat Tawuran Motor Dibakar, Tiga Pelajar Diamankan Polsek Ratu Samban

Bengkulutoday.com – Aksi tawuran antar kelompok remaja kembali terjadi di wilayah Kota Bengkulu. Tiga orang berhasil diamankan aparat kepolisian usai bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan KZ Abidin II, Jumat malam (20/2/2026).

‎Kapolsek Polsek Ratu Samban, AKP Dendi Putra, SH, MH, membenarkan adanya penindakan terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

‎“Benar, ada tiga orang yang kami amankan. Dua di antaranya masih berstatus pelajar, masing-masing siswa SMP dan SMA di Kota Bengkulu,” jelas AKP Dendi Putra, SH, MH.

‎Motor Dibakar, Warga Resah

‎Informasi yang dihimpun, tawuran melibatkan tiga kelompok remaja yang berasal dari wilayah berbeda. Bentrokan sempat berlangsung di badan jalan dan membuat warga sekitar panik. Dalam insiden tersebut, satu unit sepeda motor dilaporkan dibakar oleh massa.

‎Warga yang khawatir situasi semakin meluas langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi segera membubarkan kelompok remaja yang terlibat dan mengamankan tiga orang yang diduga sebagai provokator.

‎Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun aksi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat serta pengguna jalan.

‎Polisi Buru Pelaku Lain

‎AKP Dendi Putra, SH, MH menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku lain yang melarikan diri. Polisi juga mendalami motif terjadinya tawuran, termasuk kemungkinan adanya komunikasi melalui media sosial yang memicu pertemuan antar kelompok.

‎“Kami masih kembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan ada tambahan pelaku yang akan diamankan,” tegasnya.

‎Kasus ini turut menjadi perhatian jajaran Polda Bengkulu mengingat maraknya aksi tawuran remaja belakangan ini.

‎Imbauan untuk Orang Tua dan Sekolah

‎Kapolsek Ratu Samban mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Pihak sekolah juga diharapkan dapat memberikan pembinaan dan edukasi agar para pelajar tidak terlibat dalam aksi kekerasan jalanan.

‎“Peran keluarga sangat penting. Jangan sampai anak-anak kita terjerumus dalam pergaulan yang salah,” pungkasnya.

‎Penyelidikan masih terus berlangsung dan para pelaku yang diamankan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Ratu Samban.